Kamis, 05 November 2009

MAHONI ... SEBAGAI OBAT

Mahoni ditemukan tumbuh liar di hutan jati, di tempat-tempat yang dekat dengan pantai atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Tanaman ini berasal dari Hindia Barat dan dapat tumbuh subur di pasir payau dekat pantai.

Pohon, tinggi 5-25 m, batangnya bulat, banyak percabangan, kayunya bergetah dan berakar tunggang. Daun majemuk menyirip genap. Helaian anak daun berbentuk bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3-15 cm. Daun muda berwarna merah, setelah tua menjadi hijau. Bunga majemuk tersusun dalam karangan yang keluar dari ketiak daun. Ibu tangkai bunga berbentuk silindris, berwarna coklat muda. Kelopak bunga lepas satu sama lain, berbentuk sendok, berwarna hijau. Mahkota silindris, berwarna kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari berwarna putih dan kuning kecoklatan. Mahoni berbunga setelah umur 7 tahun. Buahnya buah kotak, berbentuk bulat telur, berlekuk lima, berwarna coklat. Bijinya pipih, berwarna hitam atau coklat.

Mahoni merupakan pohon penghasil kayu keras dan digunakan untuk keperluan perabot rumah tangga serta barang ukiran. Mahoni dapat diperbanyak dengan biji.

kandungan Kimia
Mahoni mengandung saponin dan flavonoida

Bagian yang Digunakan
Bagian yang digunakan adalah biji yang dikeringkan, lalu digiling halus sampai menjadi serbuk.

Indikasi
Biji digunakan untuk pengobatan:
  • Tekanan darah tinggi (Hipertensi)
  • Kencing manis (Diabetes Mellitus)
  • Tidak nafsu makan
  • Rematik
  • Demam, masuk angin dan
  • Eksim
Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum, seduh 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni dengan 1/2 cangkir air panas.
Mahoni tidak pernah digunakan untuk obat luar.

Contoh Pemakaian
Tekanan Darah Tinggi
Keringkan 8g biji mahoni segar, lalu giling sampai halus. Seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi menjadi 2 bagian. Untuk pengobatan minum ramuan ini pagi dan sore.

Seduh 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni dengan 1/2 cangkir air panas. Selagi hangat, tambahkan 1 sendok makan madu, aduk lalu minum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari tergantung tingginya tekanan darah.

Kencing Manis
Seduh 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni dengan 1/3 cangkir air panas. Minum selagi hangat, 30 menit sebelum makan. lakukan 2-3 kali sehari.

Demam, Masuk Angin
Seduh 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni dengan 1/4 cangkir air panas. Selagi hangat, tambahkan 1 sendok makan madu sambil diaduk rata dan minum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehri.

Rematik, Eksim
Seduh 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni dengan 1/2 cangkir air panas. Selagi hangat, tambahkan 1 sendok makan madu, aduk, lalu minum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar