Kamis, 05 November 2009

HATI-HATI DENGAN GURAH ......... JIKA SERAMPANGAN



 
Berbagai macam cara ditempuh orang untuk mengobati penyakit yang timbul akibat gangguan kelenjar  organ tubuh. Mulai dari penanganan medis sampai pengobatan alternatif antara lain terapi gurah. Namun terapi gurah itu tak bisa serampangan. Meskipun  beredar obat-obatan gurah yang dijual bebas di pasaran, tapi bukan berarti konsumsi obat gurah bisa dipakai semau-maunya. Ada efek samping yang harus diperhatikan terkait terapi gurah tersebut.

Praktisi Gurah Yuhasri Mochmed menerangkan, pengobatan gurah dilakukan untuk mengeluarkan lendir yang bercokol dalam organ tubuh akibat  terinfeksi penyakit.  Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan melalui gurah antara lain batuk kering, paru-paru basah, asam lambung, maag, infeksi saluran tenggorokan, gangguan saluran pernafasan, dan infeksi kelenjar penyakit dalam. Terapi alterantif  ini juga berguna untuk memperlancar dan memperbaiki pita suara yang biasanya diinginkan para penyanyi dan orang-orang yang aktif di pengajian.

“Terapi gurah akan mengeluarkan lendir dan cairan yang kotor dalam tubuh termasuk mengeluarkan efek samping obat atau yang mengalami ketergantungan narkoba. Meskipun sekarang ini banyak beredar obat gurah yang tinggal beli, Tapi  gurah tak bisa  sembarangan. karena bahaya efek samping  tingginya  bisa meninggal,”katanya saat ditemui di ruang prakteknya di Jalan MT Haryono Gg Mufakat II RT 29 No 44 Kampung Damai Balikpapan Selatan, Minggu (6/5).

Bahaya tersebut berpotensi timbul saat  obat gurah dikonsumsi tanpa melalui takaran yang dianjurkan oleh ahli terapi gurah. Ancaman meninggal biasanya menimpa pada mereka yang kelebihan dosis memakai obat gurah. Pemakaian obat gurah yang melebihi takaran juga menimbulkan kontraindikasi cacat  yaitu pembengkakan, tuli, gangguan otak dan kerusakan organ tubuh lain. Kelebihan dosis  obat gurah juga dapat merusak kandungan dan gangguan menstruasi pada wanita.

“Justru kami sendiri mengerjakan terapi gurah hati-hati. Nggak bisa sembarangan. Misalnya pada orang yang fisiknya lemah tak bisa sembarang beri obat,”
 
Jelasnya Kehati-hatian dalam terapi gurah terletak pada pencampuran ramuan. Menurutnya, biarpun gurah memakain ramuan alamiah. tapi kalau tak sesuai indikasi penyakit pasien dampak bahayanya lebih tinggi daripada obat medis. Diperlukan campuran ramuan yang pas untuk menghindari efek samping. Umumnya terapi gurah ini  menggunakan ramuan khas Cina dan kombinasi dengan ramuan tumbuhan khas indonesia yang diambil dari akar-akaran dan tumbuhan hutan. Akar tumbuhan Sanhu merupakan salah satu ramuan yang  masuk dalam ramuan khas cina.

Dalam metode gurah dikenal beragam cara pengobatan. Ada yang dilakukan lewat hidung. tapi ada juga pemakaian lewat tenggorokan. Masa terapinya bervarsiasi tergantung jenis penyakit yang mencapai setengah jam. Untuk beberapa jenis penyakit kronis, terapi gurah dilakukan berkala selama tiga bulan. Tapi untuk penyakit ringan bisa ditangani dalam satu kali konsultasi berobat.(rid)

Pantangan makan bagi pasien yang menjalani pengobatan Gurah
* Es
* Makanan Lemak
* Makanan pedas
* Makanan dan minuman lain yang berpotensi menimbulkan infeksi atau gatal-gatal tenggorokan.(rid)
   ( Dari Berbagai Sumber )

3 komentar: